Berita Terkini

437

Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula bertempat di SMKN 1 Kuripan

#TemanPemilih, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Lombok Barat, Hamdi, menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula bertempat di SMKN 1 Kuripan, Jum'at (28/11/2025). Kepala Sekolah SMKN 1 Kuripan menyampaikan apresiasi atas kehadiran KPU Kabupaten Lombok Barat dalam memberikan sosialisasi pendidikan pemilih pemula bagi siswa dan siswi SMKN 1 Kuripan yang akan ikut berkontribusi dalam Pemilu dan Pilkada di masa yang akan datang. Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Lombok Barat Hamdi menyampaikan bimbingan terkait bagaimana belajar berdemokrasi termasuk salah satunya adalah melalui momen pemilihan ketua OSIS. Hamdi juga mengajak para siswa siswi untuk ikut berkontribusi menggunakan hak pilihnya di pemilu/ pemilihan yang akan datang untuk jangan sampai golput karena setiap diri kita memiliki hak pilih yang sama dan bertanggung jawab atas apa yang kita pilih. Kegiatan Sosialisasi diakhiri dengan secara langsung praktek tata cara pemilihan dalam bilik Tempat Pemungutan Suara (TPS). #KPUMelayani 


Selengkapnya
437

Bimbingan Teknis Penyusunan Analisis Risiko dan Daftar Risiko (Risk Register) hari kedua di lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-NTB tahun 2025

#TemanPemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Barat mengikuti Bimbingan Teknis Penyusunan Analisis Resiko dan Daftar Risiko (Risk Register) hari kedua di lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-NTB tahun 2025 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi NTB, Kamis, (27/11/2025). Kegiatan dilaksanakan secara daring dan luring dihadiri oleh Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Alfian Martoni dan seluruh Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Barat Bertempat di aula sekretariat KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bimbingan Teknis kedua ini diawali dengan pemaparan materi oleh Narasumber dari BPKP Provinsi NTB Icho Pradana dengan pembahasan bertemakan “Praktek Penyusunan Daftar Risiko dan Peta Risiko”. Kegiatan bimbingan teknis selama dua hari ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas satuan kerja KPU dalam hal mengidentifikasi, menganalisis, dan memetakan potensi risiko yang mungkin memengaruhi pelaksanaan program dan kegiatan kelembagaan serta bagaimana satuan kerja mampu membangun strategi yang efektif dan preventif melalui penyusunan daftar risiko yang terstruktur sebagai bagian dari upaya penguatan dan peningkatan kualitas kinerja kelembagaan. Kegiatan ditutup dengan pengarahan dan bimbingan dari Ketua KPU Provinis Nusa Tenggara Barat Muhammad Khuwailid #KPUMelayani 


Selengkapnya
423

Bimbingan Teknis Penyusunan Analisis Risiko dan Daftar Risiko (Risk Register) di Lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se Nusa Tenggara Barat

#TemanPemilih KPU Kabupaten Lombok Barat mengikuti Bimbingan Teknis Penyusunan Analisis Risiko dan Daftar Risiko (Risk Register) di Lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se Nusa Tenggara Barat, Rabu (26/11). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat dan dilanjutkan dengan arahan Pimpinan KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi NTB Mastur M.A menyampaikan beberapa poin penting meliputi Evaluasi Penyelenggaraan SPIP, Perubahan Regulasi dan Struktur Organisasi KPU dan Pembaruan Pedoman Teknis dalam kaitannya dengan Punyusunan Daftar Risiko dan Analisis Risiko. Selanjutnya, dilakukan pemaparan terkait Metode Teknis Proses Manajemen Risiko oleh Narasumber dari BPKP Provinsi NTB. #KPUMelayani


Selengkapnya
427

Langkah KPU dan Bawaslu Lombok Barat Memastikan Data Pemilih Akurat di Desa Golong

Dalam rangka menjaga kualitas dan keakuratan daftar pemilih, kami dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Barat bersama Bawaslu Lombok Barat melaksanakan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan di Desa Golong, Kecamatan Narmada. Fokus utama kami kali ini adalah memverifikasi dan memastikan data pemilih yang tercatat meninggal benar-benar sesuai kenyataan di lapangan. Pemutakhiran data pemilih ini dilakukan agar daftar pemilih yang digunakan dalam proses pemilu benar-benar valid dan dapat dipercaya. Kami memahami betapa pentingnya data ini, karena menentukan siapa saja yang berhak menggunakan hak pilihnya. Jika ada data yang tidak tepat, seperti pemilih yang sudah meninggal tapi masih tercatat aktif, tentu akan merugikan proses demokrasi itu sendiri. Bersama Bawaslu dan Kepala Desa Desa Golong, kami melakukan pengecekan lapangan langsung. Setelah dilakukan verifikasi dan faktualisasi, semua data pemilih yang kami cek memang benar sudah meninggal dunia sesuai catatan di desa. Kerja sama yang baik antara KPU, Bawaslu, pemerintah desa, dan masyarakat sangat membantu memastikan pemutakhiran data berjalan dengan lancar dan hasil yang akurat. Dengan data yang telah diperbarui ini, proses pemilu di Lombok Barat diharapkan berjalan lebih adil dan transparan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan demokrasi. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk aktif melaporkan apabila mengetahui perubahan data kependudukan, seperti adanya kematian atau pindah alamat. Dengan partisipasi masyarakat yang baik, data pemilih terus terjaga dengan benar sehingga hak pilih setiap warga dapat terlindungi dengan baik.


Selengkapnya
424

Sosialisasi Langkah-Langkah Menghadapi Akhir Tahun 2025

#TemanPemilih KPU Kabupaten Lombok Barat mengikuti sosialisasi tentang langkah-langkah dalam menghadapi akhir tahun 2025 pada Satker KPU Kabupaten/Kota Se Provinsi Nusa Tenggara Barat, bertempat di Kantor KPU Provinsi NTB, Selasa (25/11). #KPUMelayani 


Selengkapnya
419

Menjaga Kebenaran Data Pemilih: Kisah Tim KPU dan Bawaslu Lombok Barat di Desa Keru

Pada suatu hari yang penuh semangat, saya Hamdi dari Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia bersama Iqbal staf KPU LOBAR, dan tim Bawaslu Lombok Barat melakukan tugas penting di Desa Keru, Kecamatan Narmada. Kami tengah melaksanakan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan, yaitu memastikan data pemilih kami selalu akurat dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Fokus utama kami kali ini adalah memverifikasi data pemilih yang tercatat sudah meninggal dunia. Namun, kami merasa sangat terbantu karena bisa bertemu langsung dengan Kepala Desa Keru dan operator data mereka yang ramah serta sigap membantu kami melakukan cross check data. Dengan penuh kehati-hatian, kami cek satu per satu nama yang tercatat meninggal. Dari hasil pengecekan secara faktual di lapangan, semuanya benar bahwa mereka sudah meninggal. Tidak ada data yang salah atau keliru. Hal ini sangat penting agar daftar pemilih tetap bersih dan valid sehingga proses pemilu bisa berjalan dengan adil dan terpercaya. Kerja sama dan komunikasi yang baik antara kami, pemerintah desa, operator data, dan masyarakat  menjadi kunci keberhasilan pemutakhiran ini. Kami yakin langkah seperti ini tidak hanya menjaga data yang benar, tapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat pada penyelenggaraan pemilu. Dengan data yang terpercaya, hak pilih warga bisa terlindungi, dan demokrasi akan berjalan lebih bermartabat.


Selengkapnya