Menumbuhkan Kesadaran Pemilih Sejak Pemilihan Ketua OSIS
Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, yang diwakili oleh Hamdi, aktif menggelar sosialisasi terkait pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Kegiatan ini juga mengaitkan pentingnya proses demokrasi dalam konteks pemilihan ketua OSIS di SMK N 1 Kuripan Lombok Barat, sebagai ruang pembelajaran berpolitik sejak dini. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 28 November 2025.
Dalam pemaparan Hamdi, tahapan-tahapan pemilihan umum mulai dari pendaftaran calon, kampanye, pemungutan suara hingga penghitungan suara dijelaskan secara rinci. KPU berfungsi sebagai lembaga penyelenggara yang memastikan keberlangsungan pemilu yang jujur, adil, dan transparan, sekaligus menjaga hak pilih masyarakat terpenuhi.
“Sangat penting bagi setiap warga negara untuk menggunakan hak pilihnya dalam setiap proses demokrasi. Suara kita bukan sekadar angka, melainkan penentu masa depan pemerintahan dan kebijakan yang akan dijalankan,” ujar Hamdi.
Mengapa harus memilih? Pemilihan bukan hanya kewajiban, tapi hak yang memberikan kesempatan bagi setiap individu menentukan pemimpin dan arah pembangunan daerah maupun negara.
Partisipasi aktif masyarakat akan memperkuat demokrasi dan menjamin bahwa suara rakyat terdengar dan dihargai. Hal ini berlaku juga di lingkungan sekolah, ketika siswa memilih ketua OSIS, mereka belajar menyuarakan aspirasi, memahami proses demokrasi, dan bertanggung jawab terhadap pilihan yang diambil.
Dengan demikian, sosialisasi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran politik yang sehat dan sadar akan pentingnya partisipasi aktif, dari pemilihan ketua OSIS hingga pemilihan umum tingkat nasional.
“Suksesnya demokrasi sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Karena itu, mari gunakan hak suara dan berpartisipasi secara aktif,” tutup Hamdi.